SAMARINDA. Tiga pemuda ditangkap anggota Satuan Reserse Narkoba (Satreskoba) Polresta Samarinda, Senin (30/7) sekitar pukul 14.00 Wita. Ketiga pemuda itu masing-masing berinisial Hm (30), Bm (25) dan Sl (25), ketiganya tercatat sebagai warga Muara Badak, Kutai Kartanegara (Kukar).
Hm cs ditangkap polisi usai bertransaksi sabu di kawasan Jl Cendana, Kelurahan Karang Anyar, Kecamatan Sungai Kunjang. Dari ketiganya polisi menyita satu poket sabu seberat sekitar 1,5 gram.
Sebelum ditangkap polisi Hm, Bm dan Sl sempat menggelar pesta sabu. hal itu diperkuat dari hasil pemeriksaan urine mereka. Diketahui kalau air urine Hm, Bm dan Sl memang dinyatakan positif mengandung zat narkoba.
"Sebelumnya kami dapat informasi dari seorang warga melalui telepon selular, bahwa di kawasan Jl Cendana tengah berlangsung transaksi sabu. Kami diberikan ciri pelaku yang bertransaksi sabu tersebut," jelas Kapolresta Samarinda Kombes Pol Arief Prapto S, melalui Kasat Reskoba Kompol Feby DP Hutagalung SIK kepada Sapos.
Polisi pun menuju lokasi yang disebutkan. Sesampainya di tempat yang dimaksud, polisi mendapati Hm, Bm dan Sl, sesuai ciri yang disebutkan pemberi informasi. Ketiganya terlihat baru keluar dari salah satu gang, di kawasan padat penduduk itu.
"Karena gelagatnya mencurigakan, kami pun langsung menghampiri dan melakukan penggeledahan. Mulanya kami tak menemukan sabu, tapi akhirnya salah seorang di antara ketiganya (Hm, Red) terlihat membuang sesuatu di dekat sebuah mobil," imbuh Feby.
Hm pun diminta mengambil bungkusan plastik yang dibuangnya, dan ternyata diketahui isinya adalah sabu. Saat diinterogasi polisi Hm berterus terang mengakui sabu miliknya. Sementara Bm dan Sl mengaku tidak tahu menahu soal sabu tersebut.
Bm dan Sl menyebut mereka ke sana karena diajak Hm untuk menagih utang. Namun dari tes urine, ketiganya positif pernah memakai sabu. "Sementara kasusnya masih kami kembangkan. Kami memburu pemasok sabu yang menjuali ketiganya. Pemasoknya kabur karena saat penangkapan memang ramai ditonton warga, diduga diketahui pemasoknya," pungkas Feby. (rin)