|
|
Selasa, 10 Januari 2012
CV Arjuna Terancam Ditutup
Tak Jalankan Kesepakatan, DPRD Belum Terima Laporan
|
SAMARINDA. Perusahaan tambang CV Arjuna yang beraktivitas di Kelurahan Makroman, Kecamatan Sambutan, diduga melanggar kesepakatan. Janji akan membangun polder dan irigasi untuk warga sekitar kemungkinan belum terealisasi. Dugaan tersebut disampaikan Sekretaris Komisi III DPRD Kota Samarinda Mursyid Abdul Rasyid.
Dugaan semakin kuat karena saat dilakukan inspeksi mendadak (sidak) awal pekan lalu, sejumlah anggota Komisi III yang mendatangi lokasi pembangunan polder yang dimaksud justru tidak mendapat sambutan apa-apa dari pihak perusahaan maupun Pemkot Samarinda.
"Sampai sekarang kita belum menerima laporan. Seharusnya sebelum 30 Desember lalu pembangunan polder dan irigasi harus selesai dan kami sudah mendapat laporan tentang itu," terang Mursyid.
Berdasarkan kesepakatan, kata Mursyid, jika sebelum 30 Desember pihak perusahaan belum juga menyelesaikan pembangunan polder dan irigasi maka konsekuensinya CV Arjuna boleh ditutup. Alasannya, kesepakatan tentang itu diajukan sendiri oleh pihak perusahaan melalui surat yang ditandatangani Wakil Wali Kota (Wawali) Nusyirwan Ismail serta ditembuskan ke DPRD Kota Samarinda.
"Secara aturan, dasar untuk menutup CV Arjuna sudah jelas. Karena berdasarkan surat kesepakatan tersebut ketentuan tentang waktu pembangunan polder sudah diatur," tegasnya.
Karena itu, untuk menindaklanjuti masalah ini, Mursyid berharap, pihak Dinas Pertambangan dan Energi (Distamben) dan Badan Lingkungan Hidup (BLH) untuk segera turun tangan.
"Sekarang tinggal menunggu ketegasan BLH dan Distamben saja. Kalau memang polder dan irigasi yang dimaksud ternyata belum dibangun sampai sekarang, sudah selayaknya izin CV Arjuna dievaluasi atau kalau perlu ditutup," tegasnya.
Mursyid menuturkan, menurut informasi yang dia terima, 4 polder dan irigasi itu belum rampung. Sementara di surat pernyataan yang ditandatangani Ramis Wijen, kepala cabang CV Arjuna, dan Wawali Samarinda Nusyirwan Ismail itu, perusahaan berjanji waktu pembuatan hanya tiga bulan. Diakhiri pada 30 Desember 2011 lalu untuk membuat polder dengan luas 1,8 hektare. Juga membuat dua saluran irigasi masing-masing dengan ukurang 1,5 x 3 x 150 meter. (ara/nin)
|
|
pesut
Senin, 14 Mei 2012 13:02:35
To All perusahaan semen mix di samarinda. mohon untuk mobil mix jangan sembarangan membuang sisa semen… tuti
Selasa, 8 Mei 2012 14:48:55
Pak Walikota yg terhormat ,saya warga loa bakung resah tolong dong diperhatikan jalanan sekitar menuju… Budi Haryanto
Selasa, 8 Mei 2012 08:17:19
Jl. Rapak Indah-Jakarta-Kemuning-Mas Temenggung rusak parah, kelas jalan tidak sesuai dengan beban kendaraan… warnet berau
Minggu, 6 Mei 2012 18:25:02
tolong pak sapos.. speedy kabupaten berau di liput donk,telp ke 147 bilang daerah berau NORMAL tapi… Yahya
Jumat, 4 Mei 2012 17:15:56
Masuk stadion Sempaja sekarang koq jadi bayar 2000 untuk sepeda motor dan 3000 unt mobil? padahal stadion… aldy saputrasyah
Selasa, 1 Mei 2012 13:13:44
ckup prihatin dg jln d smd ni rusaknya mkn parah , jangan jalan perumahan yg ada pejabatnya aj yg dperbaikin… Junani
Senin, 30 April 2012 00:16:08
Kepada yth, Satpol PP. Jangan pernah berhenti dengan penertiban untuk para pedagang asongan/PKL. Tetaplah… Muhammad Ali
Sabtu, 28 April 2012 06:46:45
Terjadi pemukulan sejumlah anak muda di kawasan Jl. Lambung Mangkurat, sekitar pukul 8.40 pagi tadi,… mayta
Kamis, 26 April 2012 01:37:12
sesekali pak polisi hadiahkan langsung tima panas aja pencuri mtr dll, agar mereka kapok dan yg lain… Yusi
Kamis, 19 April 2012 11:26:14
Mohon kepada pengelola PDAM Kota Samarinda khususnya yang melayani daerah jalan pramuka komplek PK Samarinda…
|