|
|
Selasa, 10 Januari 2012
Banjir Bandang Terjang Palaran
Tanggul Tambang Jebol, Ratusan Rumah Tenggelam
SAMARINDA. Banjir bandang melanda ratusan rumah di Kelurahan Simpang Pasir, Palaran. Peristiwa yang terjadi Senin (10/1) kemarin, sekitar pukul 20.00 Wita itu membuat ratusan warga disapu air bah. Belum diketahui pasti berapa jumlah kerugian materi dalam peristiwa itu. Namun diduga banjir tersebut akibat jebolnya tanggul milik salah satu perusahaan tambang di kawasan itu.
Menurut keterangan sejumlah saksi, air seperti gelombang menyapu rumah ratusan warga di RT 05, 06, 07, 08 dan 09. Debit air terus meningkat seiring berjalannya waktu. Bahkan menurut warga, tinggi air hingga satu setengah meter dari badan jalan.
"Habis Salat Isya, tiba-tiba ada air seperti gelombang menerpa rumah saya. Nah setelah itu air mulai tinggi dengan cepat hingga beberapa perabotan rumah saya yang ada di bawah tenggelam," ungkap Tahir (55), warga Jl Surabaya, RT 08, No 11, Kelurahan Simpang Pasir, Palaran.
Bahkan karena cepat tingginya volume air, Tahir dan keluarga tak sempat memindahkan sejumlah perabotan rumah tangga. Beberapa barang elektronik terendam air. Bahkan akibat panik, cucu Tahrir yang masih berusia tiga bulan harus diungsikan.
"Airnya sangat cepat meninggi. Bahkan saya tidak bisa menyelamatkan barang-barang saya. Anak saya yang memiliki bayi, langsung mengungsi karena takut air makin tinggi," tambahnya.
Peristiwa ini baru kali pertama terjadi di kawasan tersebut. Diperkirakan akibat kejadian tersebut, kerugian materi mencapai miliaran rupiah. Namun Kapolresta Samarinda Kombes Pol Arief Prapto S belum dapat memastikan berapa total kerugian akibat kejadian tersebut.
"Kita masih mengumpulkan data siapa saja yang menjadi korban akibat kejadian ini. Dan kita belum dapat menyimpulkan berapa total kerugiannya," ujar Prapto kepada harian ini.
Sementara itu sejumlah langkah penyelidikan masih dilakukan polisi untuk menentukan penyebab pasti terjadinya musibah itu.
"Langkah yang kita ambil sementara masih dalam proses penyelidikan tentang penyebabnya, termasuk kemungkinan terjadinya peristiwa ini lagi," tegas Prapto.
Selain itu pihaknya menurunkan sejumlah personel untuk membantu warga yang menjadi korban banjir bandang tersebut. Sejumlah fasilitas yang rusak akan segera mendapatkan penanganan sementara, hingga kondisi kawasan tersebut dapat sedikit pulih.
"Personel kita kerahkan untuk membantu warga. Siapa tahu ada yang memerlukan bantuan dengan cepat kita akan memberikan pelayanan," pungkasnya. (aya/upi)
|
|
pesut
Senin, 14 Mei 2012 13:02:35
To All perusahaan semen mix di samarinda. mohon untuk mobil mix jangan sembarangan membuang sisa semen… tuti
Selasa, 8 Mei 2012 14:48:55
Pak Walikota yg terhormat ,saya warga loa bakung resah tolong dong diperhatikan jalanan sekitar menuju… Budi Haryanto
Selasa, 8 Mei 2012 08:17:19
Jl. Rapak Indah-Jakarta-Kemuning-Mas Temenggung rusak parah, kelas jalan tidak sesuai dengan beban kendaraan… warnet berau
Minggu, 6 Mei 2012 18:25:02
tolong pak sapos.. speedy kabupaten berau di liput donk,telp ke 147 bilang daerah berau NORMAL tapi… Yahya
Jumat, 4 Mei 2012 17:15:56
Masuk stadion Sempaja sekarang koq jadi bayar 2000 untuk sepeda motor dan 3000 unt mobil? padahal stadion… aldy saputrasyah
Selasa, 1 Mei 2012 13:13:44
ckup prihatin dg jln d smd ni rusaknya mkn parah , jangan jalan perumahan yg ada pejabatnya aj yg dperbaikin… Junani
Senin, 30 April 2012 00:16:08
Kepada yth, Satpol PP. Jangan pernah berhenti dengan penertiban untuk para pedagang asongan/PKL. Tetaplah… Muhammad Ali
Sabtu, 28 April 2012 06:46:45
Terjadi pemukulan sejumlah anak muda di kawasan Jl. Lambung Mangkurat, sekitar pukul 8.40 pagi tadi,… mayta
Kamis, 26 April 2012 01:37:12
sesekali pak polisi hadiahkan langsung tima panas aja pencuri mtr dll, agar mereka kapok dan yg lain… Yusi
Kamis, 19 April 2012 11:26:14
Mohon kepada pengelola PDAM Kota Samarinda khususnya yang melayani daerah jalan pramuka komplek PK Samarinda…
|