Newsticker : Home | Guestbook | Arsip | Epaper
Berita Rubrik Utama
Jumat, 10 Agustus 2012

Anggota TNI Dibacok

Pelaku Misterius, Kepala dan Paha Ditebas Parang

SAMARINDA. Jelang berbuka puasa kemarin (9/8), warga Jl Revolusi, Kelurahan Lok Bahu, Kecamatan Sungai Kunjang mendadak geger. Seorang anggota TNI berpangkat Kopral Dua (Kopda) bernama As (36), yang tercatat tinggal di Gang 12, diserang dua pria misterius.
As dibacok dua pria secara membabi buta dengan menggunkan parang. Akibat bacokan yang dialaminya, As mengalami luka parah di kepala dan paha kanannya. As pun dilarikan ke RS Dirgahayu guna menjalani perawatan. Kabar yang diperoleh Sapos, As disambangi pelaku di kediamannya. Dia dikejar hingga ke depan gang tempat tinggalnya. Di depan sebuah bengkel motor tak jauh dari kediamannya itulah, As dibacok berulang kali. Setelah puas melukai korbannya, kedua pengeroyoknya langsung kabur.
Sejauh ini tidak diketahui pasti, penyebab anggota TNI yang berdinas di lingkungan Detasemen Peralatan (Denpal) Komando Resort Militer (Korem) 091/ASN itu diserang. Pasalnya tidak satu pun warga sekitar di lokasi kejadian atau tempat tinggal As, yang mengetahui sebab penganiayaan yang dialami As.
Dari keterangan warga di lokasi kejadian, kedua pelaku sempat terlihat mondar-mandir sebelum kejadian berlangsung. Mereka seperti memang tengah mencari dan menunggu keberadaan As.
Pemilik bengkel motor yang sempat menyaksikan As dikeroyok dua pelaku bernama Untung (30) mengatakan, saat kejadian dia sedang berada di dalam bengkel. Tidak lama kemudian Untung mendengar kegaduhan dan ia langsung berlari keluar. Saat itulah Untung melihat As dikejar seorang pria, berlari dari arah dalam gang.
"Ketika itu korban (As, Red) dikejar salah seorang pelaku sambil dipukuli, sampai di depan bengkel saya. Sementara pelaku lainnya menunggu di motor, yang parkir di depan bengkel," ujar Untung.
As dan pelaku yang mengejarnya pun duel di depan bengkel motor. Mulanya duel menggunakan tangan kosong. Tiba-tiba saja pelaku mengeluarkan parang yang dicabut dari balik baju di bagian dadanya. Pelaku langsung membacok As berulang kali.
"Saya lihat korban sempat dibacok 4 kali, tapi berhasil menghindar," imbuh Untung.
Melihat kejadian itu, pelaku lain yang duduk di motor turun dan ikut mengeluarkan parang dari balik bajunya. Selanjutnya menyerang As. Diduga bacokan pelaku yang turun dari motor inilah yang mengenai kepala serta paha As.
Belum puas, kedua pelaku terus mengejar As hingga terjatuh ke parit di samping bengkel. Lagi, kedua pelaku menyerang As meski sudah dalam kondisi berdarah-darah.
"Saat itulah saya memberanikan diri mendekat untuk melerai. Salah seorang pelaku sempat menegur supaya saya tidak ikut campur. Tapi tidak lama kemudian mereka lari pakai motor," jelas Untung.
Ketika itu warga yang mengetahui kejadian tersebut mulai berdatangan untuk menolong As yang sudah terluka parah. Dengan menggunakan sebuah motor, As dibonceng menuju rumah sakit untuk mendapatkan pertolongan.
Kapolresta Samarinda Kombes Pol Arief Prapto S, melalui Kapolsekta Sungai Kunjang Kompol Eko Suroso SIK, membenarkan adanya peristiwa pengeroyokan di wilayah kerjanya.
"Saat ini masih dalam proses pengembangan penyelidikan. Pelaku berjumlah dua orang dan masih dalam pengejaran anggota kami di lapangan. Untuk motif sementara belum kami ketahui, kami juga berharap pelaku dapat segera tertangkap," tandasnya. (rin/oke/upi)

Edisi Sapos
  • Rabu, 22 Mei 2013
Search
Latest Guestbook
pesut
Senin, 14 Mei 2012 13:02:35
To All perusahaan semen mix di samarinda. mohon untuk mobil mix jangan sembarangan membuang sisa semen…
tuti
Selasa, 8 Mei 2012 14:48:55
Pak Walikota yg terhormat ,saya warga loa bakung resah tolong dong diperhatikan jalanan sekitar menuju…
Budi Haryanto
Selasa, 8 Mei 2012 08:17:19
Jl. Rapak Indah-Jakarta-Kemuning-Mas Temenggung rusak parah, kelas jalan tidak sesuai dengan beban kendaraan…
warnet berau
Minggu, 6 Mei 2012 18:25:02
tolong pak sapos.. speedy kabupaten berau di liput donk,telp ke 147 bilang daerah berau NORMAL tapi…
Yahya
Jumat, 4 Mei 2012 17:15:56
Masuk stadion Sempaja sekarang koq jadi bayar 2000 untuk sepeda motor dan 3000 unt mobil? padahal stadion…
aldy saputrasyah
Selasa, 1 Mei 2012 13:13:44
ckup prihatin dg jln d smd ni rusaknya mkn parah , jangan jalan perumahan yg ada pejabatnya aj yg dperbaikin…
Junani
Senin, 30 April 2012 00:16:08
Kepada yth, Satpol PP. Jangan pernah berhenti dengan penertiban untuk para pedagang asongan/PKL. Tetaplah…
Muhammad Ali
Sabtu, 28 April 2012 06:46:45
Terjadi pemukulan sejumlah anak muda di kawasan Jl. Lambung Mangkurat, sekitar pukul 8.40 pagi tadi,…
mayta
Kamis, 26 April 2012 01:37:12
sesekali pak polisi hadiahkan langsung tima panas aja pencuri mtr dll, agar mereka kapok dan yg lain…
Yusi
Kamis, 19 April 2012 11:26:14
Mohon kepada pengelola PDAM Kota Samarinda khususnya yang melayani daerah jalan pramuka komplek PK Samarinda…
Copyright @ 2010 Media Link. All Rights Reserved.