Polisi dan aparat berwenang lainnya memiliki pekerjaan tambahan di malam Ramadan selain maraknya aksi balap liar. Yakni aktivitas membangun orang sahur dengan mengerahkan sound system dan mobil bak terbuka. Lagu yang diputar pun sudah kelewat. Sambil berjoget setengah erotis memutar lagu dangdut koplo dan disco.
Hal inilah yang terlihat di seputar Jalan Cendana, KH Ahmad Dahlan, Lambung Mangkurat, Gerilya, Pelita. Dalam sepekan pelaksanaan ibadah puasa ramadan 1442 Hijriah di Kota Tepian puluhan remaja berkeliling menggunakan R2 dan R4 dimulai pukul 02.00 Wita hingga jelang imsak atau Azan Subuh
Saat lagu diputar mereka asik berjoget di atas mobil yang mengangkut seluruh perangkat pengeras suara atau sound sistem.
Sementara pengendara motor tak kalah heboh mengiringi di belakang dan sampingnya.
“Sudah enam hari ini rombongan bagarakan sahur dengan house musik berkeliling. Sangat mengganggu sekali. Karena suara yang bising serta membahayakan pengendara lain,” kata Fajrianur (39) seorang warga.
“Harusnya ini bisa ditertibkan. Selain menyalahi atutan keberadaa, bagarakan sahur kali ini justru dapat memicu gangguan keamanan. Sebab lebih banyak warga yang dirugikan dibanding faedah atas kegiatan semacam itu,” kesal Fajrianur. (kis/nha)